Jumat, November 14, 2008

lanjutan hunting tempat wisata

selanjutnya habis naik-naik kepuncak pegunungan menoreh kita lanjut lagi ke tepian pantai
nah ini ada beberapa referensi pantai-pantai dikulon progo mulai dari yang jelek, biasa aja, sampai yang cantik
kita mulai dari ujung kulon progo sebelah timur ya.
belum lama ini aku mengunjungi deretan pantai ini bersama dengan kakakku, agak menyebalkan juga sih waktu cari bibir pantainya.. aduh susahnya bukan main...eh tapi ternyata kita aja yang salah cari jalannya he..he..
pantai yang pertama
ni disebut pantai trisik, Berlokasi di wilayah Brosot, Kabupaten Kulon Progo, berjarak sekitar 37 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pantai Trisik terletak sangat dekat dengan jalan raya sehingga sangat mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi.
Yah meskipun kemarin aku dan kakakku agak nyasar-nyasar untuk bisa nyampe sana bibir pantai coz tenyata salah jalan..tapi untuk nyampe disana aksesnya bagus kok dan ada jalan aspal yang enak untuk dilewati dan juga view hamparan sawah luas seolah tak berujung didukung dengan langit yang cerah sebelum sampai digerbang pantai ..huih...pokoknya keren abiss...apalagi kalo lagi dekat-dekat musim panen kedele...daun-daun kedele yang menguning kayak bunga-bunga kalo dari kejauhan. serasa gak di Indonesia aja...
oh ya to kamu yang pengen beli ikan mentah disinilah tempatnya...insya Allah murah.

next.....
kita berlanjut kepantai yang kedua....
coba tebak pantai apakah itu..
yup...itu adalah pantai bugel masih dideretan pantai trisik...patai bugel juga satu jalan lurus dengan partai trisik sama-sama lewat deandeles taukan siapa itu?

Leia Mais…

hunting tempat wisata

subhanallah....
akhirnya ujianku selesai juga, minggu-minggu yang melelahkan terlewati sudah...
kini aku bisa bernafas sedikit lebih lega. meskipun masih banyak amanah yang menungguku tapi aku harus tetap tersenyum..
berikut ini ada beberapa yang bisa dikunjungi untuk melepaskan penat.
oh ya karena aku tinggal kulon progo tak ada salahnya aku memperkenalkan kulon progo pada kalian, siap- siap ya!
fasten your sit belt we would like to introduce our hometown....
kulon progo is my hometown. ia terletak di provinsi yogyakarta, indonesia. ia merupakan satu dari kabupaten yang ada di yogyakarta. letaknya berada dipaling barat yogyakarta dan beberapa wilayahnya masih berupa hutan dan jika kamu lihat ke google earth beberapa wilayhnya masih belum bisa terpetakan dengan jelas.. sayang sekali padahal kulon progo merupakan tempat yang indah.

oke cukup sudah berpanjang kali lebarnya kita menuju lokasi yang pertama

nah tempat ini bernama waduk sermo Waduk Sermo menurut info yang saya dapat terletak di desa Hargowilis, kec. Kokap, jarak dari Jogja + 36 km dari arah kota Wates. Bentuk waduk yang berkelok-kelok dan dikelilingi bukit merupakan keindahan tersendiri yang dapat dinikmati. Waduk ini terbuat dari hasil membendung sungai yang mengalir di pegunungan menoreh
diantaranya yaitu sungai bogowonto.

ini adlh tempat mengawasi ketinggian air
pokoknya tempatnya seru abis buat kamu yang suka mancing....

Leia Mais…

Kamis, November 13, 2008

nge-net pusing

hari ini hari jum'at, meski kayak hari-hari biasa tapi tak seperti biasa. lho? maksudnya?
iya, kerena minggu-minggu ini sudah masuk jadwal ujian...
tadi pagi aku harus berangkat pagi-pagi sekali untuk ujian jam 8 pagi. manaa jarak antara rumah dan kampus cukup jauh lagi dari rumah..yah sekitar 30 menitan gitu jika ditempuh dengan sepeda motor kecepatan 60/70 km/jam. sekarang aku sudah semester 3 di jurusan hubungan internasional dan tadi pagi aku udah ujian Politik Uni Eropa...(hiks..Hiks.. ujiannya susah T_T)

hikamhnya:
jreng...jreng...
1. bukannya aku yang gak belajar tapi mungkin hanya kurang optimal aja...(apologi)
2. lain kali jangan suka cari bahan ujian mendadak
3. ingat sekarang udah semester 3 jangan maen2
Ya Allah permudah jalanku....

Leia Mais…

Rabu, Oktober 29, 2008

Ah, yang Penting kan Hatinya!

sewaktu aku browsing gak tahunya aku menemukan sebuah artikel tentang jilbab yang ditulis 0leh ditulis oleh Ummu Raihanah
pada Monday, 09 October 2006
menurutku artikel ini bagus untuk disimak dan direnungi...


Ah, yang pentingkan hatinya...

Banyak syubhat di lontarkan kepada kaum muslimah yang ingin berjilbab. Syubhat yang 'ngetrend' dan biasa kita dengar adalah " Buat apa berjilbab kalau hati kita belum siap, belum bersih, masih suka 'ngerumpi' berbuat maksiat dan dosa-dosa lainnya, percuma dong pake jilbab! Yang penting kan hati! lalu tercenunglah saudari kita ini membenarkan pendapat kawannya tadi.

Syubhat lainnya lagi adalah " Liat tuh kan ada hadits yang berbunyi: Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk(rupa) kalian tapi Allah melihat pada hati kalian..!. Jadi yang wajib adalah hati, menghijabi hati kalau hati kita baik maka baik pula keislaman kita walau kita tidak berkerudung!. Benarkah demikian ya ukhti,, ??

Saudariku muslimah semoga Allah merahmatimu, siapapun yang berfikiran dan berpendapat demikian maka wajiblah baginya untuk bertaubat kepada Allah Ta'ala memohon ampun atas kejahilannya dalam memahami syariat yang mulia ini. Jika agama hanya berlandaskan pada akal dan perasaan maka rusaklah agama ini. Bila agama hanya didasarkan kepada orang-orang yang hatinya baik dan suci, maka tengoklah disekitar kita ada orang-orang yang beragama lain dengan seksama ada diantara mereka yang sangat baik hatinya, lemah lembut, dermawan, bijaksana. Apakah anda setuju untuk mengatakan mereka adalah muslim? Tentu akal anda akan mengatakan "tentu tidak! karena mereka tidak mengucapkan syahadatain, mereka tidak memeluk islam, perbuatan mereka menunjukkan mereka bukan orang islam. Tentu anda akan sependapat dengan saya bahwa kita menghukumi seseorang berdasarkan perbuatan yang nampak(zahir) dalam diri orang itu.

Lalu bagaimana pendapatmu ketika anda melihat seorang wanita di jalan berjalan tanpa jilbab, apakah anda bisa menebak wanita itu muslimah ataukah tidak? Sulit untuk menduga jawabannya karena secara lahir (dzahir) ia sama dengan wanita non muslimah lainnya.Ada kaidah ushul fiqih yang mengatakan "alhukmu ala dzawahir amma al bawathin fahukmuhu "ala llah' artinya hukum itu dilandaskan atas sesuatu yang nampak adapun yang batin hukumnya adalah terserah Allah.

Rasanya tidak ada yang bisa menyangsikan kesucian hati ummahatul mukminin (istri-istri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam) begitupula istri-istri sahabat nabi yang mulia (shahabiyaat). Mereka adalah wanita yang paling baik hatinya, paling bersih, paling suci dan mulia. Tapi mengapa ketika ayat hijab turun agar mereka berjilbab dengan sempurna (lihat QS: 24 ayat 31 dan QS: 33 ayat 59) tak ada satupun riwayat termaktub mereka menolak perintah Allah Ta'ala. Justru yang kita dapati mereka merobek tirai mereka lalu mereka jadikan kerudung sebagai bukti ketaatan mereka.Apa yang ingin anda katakan? Sedangkan mengenai hadits diatas, banyak diantara saudara kita yang tidak mengetahui bahwa hadits diatas ada sambungannya. Lengkapnya adalah sebagai berikut:

"Dari Abu Hurairah, Abdurrahman bin Sakhr radhiyallahu anhu dia berkata, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk tubuh-tubuh kalian dan tidak juga kepada bentuk rupa-rupa kalian, tetapi Dia melihat hati-hati kalian "(HR. Muslim 2564/33).

Hadits diatas ada sambungannya yaitu pada nomor hadits 34 sebagai berikut:

"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa kalian dan juga harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan perbuatan kalian. (HR.Muslim 2564/34).

Semua adalah seiring dan sejalan, hati dan amal. Apabila hanya hati yang diutamakan niscaya akan hilanglah sebagian syariat yang mulia ini. Tentu kaum muslimin tidak perlu bersusah payah menunaikan shalat 5 waktu, berpuasa dibulan Ramadhan, membayar dzakat dan sedekah atau bersusah payah menghabiskan harta dan tenaga untuk menunaikan ibadah haji ketanah suci Mekah atau amal ibadah lainnya. Tentu para sahabat tidak akan berlomba-lomba dalam beramal (beribadah) cukup mengandalkan hati saja, toh mereka adalah sebaik-baik manusia diatas muka bumi ini. Akan tetapi justru sebaliknya mereka adalah orang yang sangat giat beramal tengoklah satu kisah indah diantara kisah-kisah indah lainnya. Urwah bin Zubair Radhiyallahu anhu misalnya, Ayahnya adalah Zubair bin Awwam, Ibunya adalah Asma binti Abu Bakar, Kakeknya Urwah adalah Abu Bakar Ash-Shidik, bibinya adalah Aisyah Radhiyallahu anha istri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam. Urwah lahir dari nasab dan keturunan yang mulia jangan ditanya tentang hatinya, ia adalah orang yang paling lembut hatinya toh masih bersusah payah giat beramal, bersedekah dan ketika shalat ia bagaikan sebatang pohon yang tegak tidak bergeming karena lamanya ia berdiri ketika shalat. Aduhai,..betapa lalainya kita ini,..banyak memanjangkan angan-angan dan harapan padahal hati kita tentu sangat jauh suci dan mulianya dibandingkan dengan generasi pendahulu kita. Wallahu'alam bish-shawwab.

Leia Mais…