Tool of analysis.. ini adalah seperangkat alat untuk menganalisi antau meneliti suatu budaya atau gerakaan budaya
1. Konteks sosial dan politik
2. Siapa yang menjadi fouding father atau pemimpin?
3. Sistem nilai yaitu apa yang dianggap abik dan apa yang dianggap buruk
a. Religion
b. Faith
4. Ritual atau upacara
Yaitu erupa kegiatan dengn urutan tertentu dan berulang-ulang seperti aktifitas penerimaan anggota baru, kegiatan rutin, kepemimpinan, dan berakhirnya keanggotaan)
5. Pengikut mania(yang digolongkan berdasarkan umur, jenis kelamin, pendidikan, ekonomi, ras, idiologi dan agama)
6. Ikon atau simbol kebudayaan
Misalnya mode rambut, fashion, accesoris, rambut, bahasa spesial, ataupun jargon
Minggu, Oktober 11, 2009
Tool of analysis..
definisi pemikiran politik dan ideologi
Dalam pemilirana politik islam debenarnya ada 3 hal yang perlu diperhatikan, das solen yaitu apa yang seharusnya terjadi, das sein apa yang kenyataannya tengah terjadi dan yang terakhir adalah perubahan yang bisa dilakukan berdasarkan das sein dan das solen yang kemudian perubahan tersebut bisa saja parsial tetapi bisa saja besifat revolusioner.
Selain tiga hal tersebut pemikiran poliitk terdiri dari 2 unsur yaitu thought (fikrah) pemikiran dan yang lainnya adalah method (thariqah) atau operasional.
Definisi pemikiran
Yaitu segala sesuatu yang dihasilkan dari fakta yang kita indra yang kemudian
Jadi syarat berfikir adalah jika disana terpenuhi syarat terdapat fakta, indra, otak dan informasi/
Selanjutnya kita akan bahas tentang definisi politik, yang pertama maei kita lihat apa yang dikatakan oleh pak harold Laswell, dia bilang bahwa politik adalah “authoritatives allocation of value” yang merupakan bentuk dari perjuangan untuk mendapatkan power dengan yang dituju adalah sebuah policy.
Landasan dari politik adalah konsen padapertanyaan bagaimanaanggota komunitas tinggal bersama dengan damai dan menyelesaikan perbedaan mereka dan menerima sikap.
Dalam bahasa arab politik adalah siasaah yang berasal dari kata saasa, yasuusu yang berarti memelihara, memerintah, dan memimpin. Sedangkan definisi syarahnya adalah yaitu pengaturan, pemeliharaan urusan umat baik dalam maupun luar negeri.
Sehingga jika disimpulkan pengertian dari pemikiranpolitik yaitu pemikiran tentang bagaimana permasalahan kehidupan bersama masyarakat durus, diatur, dan diselesaikan.
Sedangkan idiologi yaitu menurut roberth Haber definisi dari idiologi tidaklah jauh beda dengan yang sudah diungkapkan sebelumnya tentang das solen das sein dan perubahan. Jadi idiologi itu mencakup 3 hal itu yang kemudian perubahannya itu dirumuskan dengan strategis
refrensi: kuliah pemikiran politik islam
Kamis, Oktober 08, 2009
Pertumbuhan dan perkembangan publik relation
Pertumbuhan
Dipraktekan sejal zaman kerajaan, meskipun tuidak ditunjukan secara spesifik tetapi prinsipnya menempati fungsi-fungsi publik relation. Kemudian sejak abad ke 19 public relation lebih cinderung kearah propaganda yang bermaksud untuk mempengaruhi opini. Karena ciri-ciri dari propaganda adalah terdapat issue, dan issue tersebut dipersuasif yang kadangkala juga mengabaikan kebenaran, dan hanya bersifat komunikasi satu arah, yang melalui media, leaflet, ataupun poster.
Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa PR semakin dibutuhkan, antara lain karena sebagai berikut:
1. Filsafat, yaitu yang besikat authoritarian ke libertarian
2. Sistem kerja yang dulunya tradisional ke industri
3. Politik yang awalnya adalah monarkhi menuju kearah demokrasi
4. Sosial semakin kompleks
5. Ekonomi cinderung tentang persaingan mendapatkan perhatian yaitu melalui promosi
Perkembangan
PR setelah revolusi industri mengalami perkembangan
1. perkembangan komunikasi, adanya one way communication sebagai kebutuhan menyampaian sesuatu tetapi tidak dimbangi oleh respon dari pihak yang diberi info
2. pertumbuhan populasi, mempengaruhi banyakkan dalam sebuah perusahaan yaitu berpengaruh pada PR kini tidak melihat semua kebutuhan dari semua masyarakatnya, melainkan lebih pada spesific public yaitu dengan pengkotak-kotakkan masyarakat dengan mengambil segmen masyarakat berpengaruh dengan maksud efektifitas perubahan perilaku
3. pengakuan terhadap tanggung jawab sosial yaitu perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap kemajuan masyarakat sekitar, dengan program seperti community relation atau community development sebagai bentuk perhatian sosial yang sangat berpengaruh terhadap citra bagi perusahaan.
4. Keluasan pemerintah. Semakin banyaknya askpek yang ditangani oleh pemerintah menyebabkan PR semakin dibutuhkan untuksosialisasi program-program pemerintah.
5. Perkembangan media komunikasi, agar perusahaan bisa tetap survive maka dibutuhkan PR yang cerdas sehingga bisa memanfaatkan media komunikasiuntuk tujuan publikasi. Mislanya ambient media, sesuatu yang asing digunakan sebagai media pun bisa disulap menjadi media komunikasi,misalnya lantai, tembok, etc.
6. Lahirnya standard etika baru
7. Mengejalanya konsumerisme
Fase perkembangan PR moderen
Periode I yaitu tahun 1990 – 1917
PR dirtikan sebagai media kuning yaitu media yang bombastik dan hiperbola. Yang seringkali kebenaran dikesampingkan. Yang berdapat pada pihak-pihak yang marasa dirugikan melakukan fungsi-fungsi PR yang antara lain, melakukan kounter terhadap pemberitaan tersebut melalui publisitas maupun pemberitaan pula.Pada masaini PR jenis ini biasanya terjadi di amerika serikat
Periode II yaitu 1914 – 1919 masa perang dunia pertama
Saat itu PR hanya difungsikan sebagai promosi untuk kepentingan perang, seperti digunkan untuk mrekrut warga sipil untuk menjadi tentara, dengan iming-iming sebuta pariot selain itu PR digunakan untuk keanggotaan baru dan mengalang dana palang lemah, saat itu komunikasi yang terjalin msihlah komunikasi satu arah
Periode III yaitu 1919 – 1929
Pusat perhatian PR pada publisitas promosi product industri, organissasi sosial keagamaan yang berhubungan dengan masyarakat, selain itu komunikasi persuasi untuk mempengaruhi opini
Periode IV yaitu 1930 – 1945 krisis perang dunia II
Saat itu ekonomi mengalami penurunan, PR dugunakan untuk persuasi publik, metodelogi ilmiah tentang pengukuran efektif opini publik , muncul asosiasi-asosiasi profesi kehumasan juga muncul pendidikan kehumasan, selain itu munculnya televisi sebagai strong media sehingga komunikasi merupakan peraduan antara one way comunication dan two way communication meskipun betuknya masih sangat a simetris
Periode V yaitu 1965 – sekarang merupakan masa globalisasi
Dimana teknologi tinggi mulai berkembang selain itu media massa mulai bermunculan. Adanya ekonomi nasional-globalyang membawa pada kompetisi global. Hal ini mendorong humas menjadi lembaga paling penting karena konpleksitas konflik kepentingan. Betuk komunikasi yang berkembang adalah komunikasi satu dan dua arah dengan topik utama PR propganda dan managemen konseling
refrensi: kulah public relation
Selasa, Oktober 06, 2009
tugas pemikiran politik islam
Ref: islam politik spiritual hafiz abdurahman
Sisitem pemerintahan islam abdul qadim zallum
Minggu depan : 1 refrensi tambahan pilihan dan bandingkan dengan refresi dosen.
Tugas: perbandingkan dengan reftensi yang kita dapatkan
a. Konsepsi negara
b. Konsepsi kedaulatan
c. Konsepsi kekuasaan dan kepentingan
d. Konsepsi Undang-undang
e. Konsepsi parpol dan kelompok kepentingan
f. Konsepsi politik luar negeri
Sebab-sebab konflik dan sumbernya pada level individu
Sebab-sebab konflik dan sumbernya pada level individu
masih ingatkah siapa zathman? Semoga masih, zathman adalah seorang tokoh yang bilang kalo konflik itu kayak kurva. Dimana ada titik tertinggi namanya hurting stalemate, nah hurting stalemate menurutnya adalah titik paling tepat untuk menghentikan konflik karena titik itu konflik mengalami kematangannya.. tapi sesungguhnya untuk menyelesaikan konflik itu gak harus menunggu kematangannya, mengcegah lebih baik dari pada mengobati, bukankah lebih cepat itu lebih baik? Aduh partai BGT...
Sebab-sebab konflik
Nah kali ini kita akan bahas tentang alasan mengapa manusia berkonflik. Seperti yang diungkapkan sebelumnya, bahwa terdapat dua kepercayaan dalam memandang sebab-sebab manusia berkonflik, yang pertama mengatakan bahwa manusia itu memang udah Human nature nya kayak gitu. Jadi istilahnya memang difitrahkan untuk memiliki sifat berkonflik. Kalo menurut argument pendukung human nature ini bilang bukti bahwa manusia mempunyai sifat dasar ini terlihat dari disetiap dekade itu pasti terdapat perang ataupun konflik yang berpotensi untuk melahirkan perang. Sehingga menurut penganut kepercayaan ini cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengeliminasi atau mengurangi intesitas dan dampak konflik. Yaitu dengan cara, balance of powerpunya morgenthau (maklum kebanyakan orang yang menganut kepercayaan ini adalah kaum realis) ataupun denga just war yang semacam aturan yang menyatakan boleh berperang asalkan dengan adil (dari motivasi dan cara perang)just war biasanya lebih dekat dengan agama, selain just war ada juga tuh istilah hukum humaniter internasional, yaitu hukum perang yang digunakan oleh masyarakat internasional.
Kepercayaan selanjutnya adalah, percaya bahwa perang merupakan hasil sosialisasi masyarakat, agumenya yaitu manusia lahir itu nggak bawa senjata layaknya hewan yang bertaring, memiliki cakar yang panjang dan tajam, hal itu membuktikan bahwa manusia itu adalah mahluk yang cinta damai, karena tuhan tidak melengkapi persenjataannya. Sehingga menurut kepercayaan ini, cara terbaik menyelesaikan konflik adalah dengan edukasi konflik, seperti yang dilakukan oleh UNESCO. Salah satu cabang PBB yang cinta damai, UNESCO berprinsip ‘world begin of the mind of mind” dengan motto konflik ok, berperang no! Kalo istilah dosenku, berbeda pendapat itu gak papa tapi tidak untuk berperang. Kebanyakan penganut faham ini adalah orang-orang kaum utopian.
Sumber perang pada level individu
Konrad lorenz hayoo tebak siapa itu, kalian pasti gak bakal nyangka namanya bakal muncul dalam islmu sosial. Dia adalah seorang tokoh biologi yang suka sekali meneliti perilaku hewan. Kemidan dia meneliti tentang serigala dalam bertahan hidup, ternyata serigala memiliki insting atau agresi untuk mempertahankan hidupnya. Trus Pak Lorenz ini mencoba untuk menerapkan persamaan serigala dengan manusia, disamakan berdasarkan kesamaan identitas makhluk “mamalia”. Hasilnyamenunjukan bahwa ternyata manusia juga memiliki isting agretifitas, hal ini diperkuat oleh Robert Andrey yang bilang bahwa “agretifitas menjadi built dalam struktur genetik manusia.” Sehingga sebenarnya agretifitas itu bisa berkembang tidak hanya kearah destuktif, tetapi juga bisa karah konstruktif..
Sigmund Freud (orang realis) dia bilang manusia adalah manusia rendah yang dipenuhi oleh kebencian, kekerasan dan agresi.
Erich Fromm “narsisme adalah salah satu sumber agresifitas. Seseorang yang terlalu narsis terhadap kelompoknya akan beraku sangat desruktif apabila ada yang mengolok-olok simbol narsis mereka.
Nah selanjutnya bagaimana agresifitas bisa mendorong konflik?
John Dollard dia mengatakan bahwa frusstation – agresion. Menurutnya frustasi (ketidaksesuaian antara harapan dengan apa yang didapat) itu menjadi predesposisi atau potensi dari agresi yang didahului oleh kemarahan, nah makanya ati-ati tuh bagi orang yang suka marah-marah.. nah bagi orang yang sedang frustasi ada beberapa kemungkinan yang bakal mereka lakukan, yaitu menarik diri yaitu menyeolahkan tidak terjadi masalah meskipun sebenarnya tidak ridha terhadap apa yang tengah terjadi, selanjutnya adalah menerima, yaitu mgakui bahwa itu kekalahannya, menolak serta agresi yaitu penolakan mengunakan ancaman.
Faktor yang mempengaruhi frustasi menjadi agresi adalah
a. Norma (agama) mampu membuat manusia lebih mampu untuk menghandle diri
b. Pengalaman sosial (teman sepergeulan juga sangat berpengaruh karena mereka kadang kala sering mewarnai teman yang lain
c. Pengalaman cara menghadapi frustasi
Ibnu Khaldun beliau mengatakan bahwa potensi dalam diri manusia adalah cinta ientitaskelompok dan agresif (animal power) manusia selalu ingin menunjukan identitas bersama, ketika mencintai sesuatu maka ia akan membenci yang lain, cinta biasanya menjadi konflik ketika ia bertemu dengan provokasi yang menghasud demi mendapatkan kekuasaan (dominasi) atau tingkat ekonomi, sehingga cara terbaik untuk menghindari konflik adalah dengan menjaga kemakmuran, keamanan dan keadilan..
refrensi : kuaih pak Gito
Senin, Oktober 05, 2009
Politik di timur tengah (bagian pembukaan)
Dari mana datangnya islam? Kata orang sih dari tanah arab sana. Lho dimana tanah arab itu? Nah pengen tahu lebih banyak, silahkan baca artikel ini deh... tentang politik Timur tengah.
Sebelumnya, dataran arab (timur tengah) yang selama ini kita kenal disebut dengan istilah asia muka, sebutan ini diperkenalkan oleh orang-orang maccedonia yang dulu merupakan pusat peradaban eropa(eropa sentris)Alexander The great merupakan salah satu tokoh dari maccedonia.
Kemudian ada lagi istilah yang berkembang untuk menyebutkan daerah tersebut, yaitu timur dekat.. itilah ini muncul karena adanya istilah timur jauh, timur jauh adalah istilah diberikan oleh urang venesia, dimana saat itu perdadangan dari cina mulai berkembang di eropa. Pada saat itulahjuga dikenal jalur sutra (yaitu yang menjadi jalan utama untuk mengirimkan barang-barang export china (sutra dan porselen) ke eropa yang melalui kawasan antara di daratan arab juga..
Dan timur dekat daerah pengeskport bahan kecantikan yang pada saat itu berada di mesir..
Istilah timur tengah baru muncul sekitar tahun 1914 an yaitu pada perang dunia I yaitu 1914 – 1918 kata “timur” diambil karena kawasan tersebut dilihat oleh orang eropa (mengunakan sudut pandang orang eropa) dan “tengah” untuk menunjukan betapa srtategisnya kawasan tersebut. Terutama saat itu terjadi perebutan wilayah. Makanya nama “timur tengah” adalah sebuah kawasan zona pertahananmiliter tentara sekutu yang terbentang antara eropa, afrika, timur jauh dan asia selatan
Istilah untukmenyebutkan daerah tersebut ada yang mengunakan kata duniaislam, maupun dunia arab adalah didasarkan pada mayoritas suku dan agama yang menempati wilayah tersebut.
Sebenarnya dalam kawasan timur tengah, terdapat sub region. Yaitu terdiri atas 5 sub bagian antara lain adalah sebagai berikut:
1. Arab inti (core)
Arab inti itu terdapat di dua tempat, yaitu antara lain: yaitu dikawasan bulan sabit subur, kawasan tersebut berada di kawasan sekitar sungai yang berada di disekitar arab..antara lain antara sekitar sungai nil, sungai jordan, dan sungai babilon (eufrat dan tigris) kawasan itu saat ini merupakan negara irak, palestina, jordania, dan mesir
Kemudian kawasan yang kedua adalah disekitaran teluk persia (persian gulf) yaitu negara-negara di saudi, khuwait, qatar, uni emirat arab, oman, dan bahrain
2. Arab pinggiran
Istilah ini diperuntukan untuk negara negara seperti sudan, yaman, libanon, dan suriah (libya kadang juga termasuk)
3. Maqribi (matahari tengelam) yaitu negara-negara kawasan afrika utara setelah mesir yaitu antara lain seperti mauritania, maroko, Chad, tunisia, Al jazair, libya
4. Timur tengah non arab
Yaitu timur tengah tetapi bukan bersuku arab (mayoritas) misalnya: israel, afganistan, iran (persian atau arya), turki dan syprus
5. Exs USSR
Negara-negara bekas jajahan rusia, yaitu dikawasan asia tengah seperti uzbekistan, kazakstan, turkmekistan, azerbaijan
Kurang lebih itulah sub dareah dari wilayah timur tengah yang luas.
Selanjutnya adalah penting sekali mengetahui mengapa timur tengah perlu untuk dipelajari, disebuah kawasan yang gersang karena sebagian wilayahnya yang dipenuhi oleh gurun pasir, tetapi menyimpan berbagai misteri dan daya tarik yang luar biasa sehingga banyak yang menginginkannya.. apa yang terjadi?
Beberapa sebab dikemukakan salah satunya adalah karena letaknya yang paling strategis, yaitu menjembatani 3 benua Asia, Afrika dan eropa, selain itu banyaknya ladang petrol (minyak alam) yang dimiliki oleh kawasan tersebut, terbukti lebih dari 60% suplai minyak dunia disokong oleh negara-negara kawsan timur tengah. Dan yang lainnya adalah karena dikawasan ini lahir 3 agama besar yang medominasi dunia. Agama tersebut adalah islam, yahudi dan kristen..
Wallahu ‘alam bis shawab..
Ref: kuliah politik timur tengah kelas pak Sidik Jatmika
Jumat, Oktober 02, 2009
Sejarah diplomasi dunia islam part 1.
Hubungan internasional menurut islam.
Istilah hubungan internasional bukanlah sebuah istilah yang asing untuk dunia islam, sebenarnya konsep ini sudah ada sejak kedatanganya, karena islam adalah sebuah agama yang komperhensif, yang tidak hanya mengatur masalah spiritual saja tetapi juga dalam aspek lainya seperti sosial dan politik.
Nilai-nilai dasar dalam hubungna internasional menurut islam adalah merupakan hubungan antar manusia. Sehingga kegiatannya terikat oleh nilai nilai kemanusiaan dan hukum muamalat. Hal ini tercemin dalam surah Al Hujurat ayat 13 yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manuasia itu dari seorang adam dan hawa yang kemudian menjadikan mereka bersuku-suku juga berbangsa-bangsa agar saling mengenal. Orang yang terbaik dihapan Allah adalah orang yang bertakwa. Juga dalam surat An Nisa ayat 1 dalam islam memandang bahwa HI adalah individu dalam rangka saling mengenal untuk menjalin sialhturahim dan hubungan meminta dengan penuh kasih sayang dan tanpa paksaan. Begitulah konsep islam dalam memandang hubungan internasional. Tentu saja hal ini berlawanan dengan konsep tadisionalis hubungan internasional yang menganggap bahwa aktor utama dalah hubungan internasional adalah negara, dan negara tidak sama dengan individu sehingga dapat dipastikan isu-isu yang menyangkut tentang HAM dan lingkungan tidak diperhatikan dengan baik. Hal itu terlihat jelas saat negara mengambil keputusan, kita melihat kadang kala keputusan itu mecederai hak individu hanya karena kepentingan negara. Contohnya dalam perang, tidak ada seorang individupun yang menginginkan pertumpahan darah, tapi karena adanya interst dari negara, maka setiap individu tidak bisa menolak hal itu.
Muhammad Abu Zahrah, seorang tokoh mesir yang pernah menulis buku tentang hubungan internasional menurut islam, dalam bukunya tersebut dia menuliskan dalam 10 point dalam melakukan hubungan internasional yang didasarkan pada al qur’an
1. Karomah insanniyah
2. Kesatuan umat manusia
3. Kerjasama kemanusiaan
4. Toleransi
5. Kemerdekaan
6. Budi baik
7. Keadilan
8. Perlakuan yang sama
9. Memenuhi perjanjian
10. Kasih sayang
Kamis, Oktober 01, 2009
definisi publik relation
Apa yang kamu bayangkan setelah mendengar istilah public relation atau biasa disingkat dengan istilah PR? Tentu saja pikira kita akan berpedar-pedar dan terisi dengan konsep-konsep tentang hubungan dengan masyarakat,mediasi, comunikasi persamaan tujuan dll.. dimana terseolah terdapat ada proses menjebatani antara goverment dengan masyarakat yang secara nota bene memiliki kepentingan yang berbeda.
Sebenranya ada beberapa definisi tentang publik relation diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Menurut Istitute Of Public Relation
Yaitu segala upayayang dilangsungkan secara berkesinambungan dan terencana dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan khalayak.
Maksud dari definisi ini adalah PR merupakan keseluruhan upaya, sehingga yang terlibat tidak hanya orang yang memiliki tugas-tugas ke PR-an tapi semua stakeholder memiliki andil yang sama dalam pembentukanpublic relation, jadi tidak hanya melalui advertising, tetapi juga semua elemen yang bisa digunakan untuk untuk pembangunan citra, seperti melalui interaksi pengguna dan pihak ketiga(tidak hanya pengguna) seperti emdorment dari para ahli.
Kemudian selain itu maksud dari dijalankannya PR adalah untuk memelihara kesefahaman antara publik dengan pemerintah..
b.Menurut mexican statement
“publik relation is the art and social science of analizing trend, predicting their consequences, counselling (bimbingan) organization’s leadership and implementing planned programmes of ation which will serve both organization’s and public interst”
c.Sam Black (1993:14)
PR adalah perpaduan seni, dan basis keilmuan dan pecapaian harmoni antara pemerintah dan publik interst yang berlawanan. PR didasarkan pada kejujuran dan keterbukaan dalam menginformasikan
d.Rex harlow definisi lengkap tentang PR
- PR adalah fungsi yang penting dalam management
- Membantu dalam mengembangkan dan memelihara hubungan timbal balik dalam komunikasi, kesepahaman, penerimaan dan kerjasama antara organisasi dan publiknya
- Termasuk managemen masalah dan isu
- Melayani dalam early warning system
- Mengunakan penelitian, opini, teknik komunikasi atau prinsip
Ref: kuliah PR
Rabu, September 30, 2009
hubungan Islam barat part. I
Hubungan antara islam dan barat? itu memang sudah terjalin sejak lama, terutama sejak pecah perang salib yang cukup monumetal karena disitu tampak jelas sekali persinggungan antara peradaban islam dan barat. Yang hingga saat ini masih sangat mengispirasi bagi segelintir orang yang mencoba untukmenghidupkan kembali spirit perang salib agar tetap berkobar meskipun dengan wajah-wajah baru.
Itu adalah sepenggal kisah dari perjalanan panjang antara hubungan islam dan barat, yang kini semakin terlihat jelas persinggungannya, bermula dari perang Salib, kemudian imperialisme yang diawali oleh oleh perkembangan revolusi industri yang berujung pada kolonialisme, terutama dinegara-negara asia afrika yang mayoritas beragama islam, inilah persinggungan islam dan barat untuk kedua kalinya.
Seiring berjalannya waktu persinggungan antara islam dan barat, yang dimana posisi islam yang sangat lemah sejak kekalahannya diperang salib dan adanya tidak ada sistim yang kuat untuk menyatukan umat islam, menjadikan islam semakin terhimpit dan terkikis, bermula dari hilangnya kekuasan islam di andalusia yang kini dikenal dengan sepanyol dan terkhir turki yang dulu pernah menjadi pusat peradaban dan pemerintahan islam menjadi sebuah negara yang paling anti terhadap islam. Posisi islam yang saat ini disebut sebagai negara dunia ketiga menempatkan islam sebagai penerima influence terhadap pemikiran-pemikiran barat yang mungkin bertentangan dengan islam.
Sekulerisme..
Produk barat satu ini juga turut dibawa masuk kedalam paradigma islam, sekularisme adalah adalah sebuah faham yang mencoba untukmemisahkan antara agama dan kehidupan, dia muncul karena ada kekecewaan dan ketakutan barat terhadap agamanya yang sangat bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang berkembang saat itu. inkusisi, pelenyapan tokoh-tokoh yang dianggap dapat membahayakan keberlangsungan agama yang dianut saat itu, karena saat itu gereja mengambil posisi yang sangat penting dalam sebuah negara, gereja turut dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini cukup menimbulkan berbagai reaksi yang sangat bertentangan dengan gereja salah satunya adalah dengan meninggalkan gereja dengan mengurangi kekuasaan gereja dalam kenegaraan.
Sekularisme. Faham pendatang baru yang kini juga mewarnai wajah peradaban islam, entahlah sebenarnya dengan base apa para penganut sekularisme mencoba menerapkannya dengan islam, bukankah islam adalah agama yang konperhensif dan adil?
Selain hubungan itu hubungan islam dan barat juga sangat diwarnai dengan nuansa konfliktual. Barat selama ini menganggap Islam sebagai kekuatan yang mengancam. Ideologi islam yang bertentangan dengan idiologi barat yang mungkin memimbulkan rasa kekhawariran dari pihak barat yang kemudian tidak hanya sekularisasi tetapi juga dengan berbagai lini lainnya yang memungkinkan dapat menjatuhkan peradaban islam. Perang ini disebut dengan perang pemikiran (Ghawzul Fikr) dan disini peran media sangat tinggi.
Referensi : kulih bu siti mushlikhati
Selasa, September 29, 2009
Resolusi konflik....
Ini adalah salah satu mata kuliah pilihan untuk mahasiswa semester 5 di universitasku..
Resolusi konfik.. hmmm like as it’s name tentu aja kalian dah pada bisa nebak dunk bakal ngomongin tentang apaan, hehe..
Yah kurang lebih sih tentang sejarah en riwayat en gimana cara mengatasi konflik tul ga?
Yupss, betul sekali!! Berhubung kemarin pertemuan perdana mata kuliah ini, pengeeen dech aku sharing2 mau tau??
Resolusi konflik...
Kita akan bermula dengan biografi konflik ya..
menurut krisberg (sstt... sebenarnya sih ada urutannya tapi gak catat) secara umum konflik itu kayak pohon.. konflik itu ada benihnya yang karena kemudian di pupuk kemudian mengalami ekskalasi konflik. Pernah dengar istilah laten? Nah, konflik awal itu namanya konflik laten (nah mungkin bisa juga tuh disebut potensi konflik), nah kalo diibaratkan pohon tuh dia masih berupa benih, kalo gak diperhatikan ya mati,trus gakjadi konflik deh,,, but kalo dipupuk,, hmm dia bisa jadi pohon.. kalo istilah di konflik namanya manifest, konflik tumbuh dan mulai keliatan, semakin besar, semakin kuat trus semakin heboh deh dampak konfliknya..
tau gak sih, benih-benih konflik itu memang sudah sejak awal ada disekitar kita, salah satunya karena ada hubungan interaksional antara umat manusia, kalo istilah dosenku tuh “tak kenal maka tak konflik” yups..karena ada interaksi maka akan ada hubungan saling mengenal penuh dengan resiko konflik, nah kalo benih-benih itu dipupuk maka jadilah konflik, tapi kalo nggak ya nggak...trus ada tuh satu lagi, sumber konflik, adanya teoritik manusia yang mengatakan bahwa manusia itu memiliki naluri agresif. Nah lo.. sadar gak? Lagi-lagi nggambil istilah dosenku nih.. bayi aja kalo gak ada naluri agresif untuk nangis kenceng kalo lagi haus, tentu aja dia udah mati..nah geto deh...
itu tadi adalah sumber konfliknya, kayak yang aku bilang sebelumnya benih-benih konflik itu baru akan keliatan kalo ada penyulutnya, ini ada beberapa tanda nih kalo konflik itu dah mulai bermunculan, yaitu adanya kesadaran kolektif, masyarakat umum tuh mulai ngrasa kalo perbedaan yang timbul itu menganggu, plus ditambah ketidakpuasan relatif terhadap pihak (atau pihak-pihak) lain, trus adalagi kesadaran bahwa ternyata ada tujuan-tujuan yang saling berlawanan. Huih tah lengkap tuh... untuk disebut ada konflik..
untuk pemantik konfliknya itu gak harus hal-hal yang gede kok, biasanya itu isunya lebih sepesifik dan orang yang terlibat cuman sedikit, hmm tapi, kalo didramatisir oleh para politisi bisa semakin heboh en meluas, mungkin saja karena para politisi itu memiliki kepentingan atas konflik yang terjadi diantara mereka. contohnya aja ya.. konflik yang ada di maluku. Yang selama ini disebut konflik SARA itu, sebenarnya bermula dari konflik yang sangat spesifik, yaitu yaitu perbutan penumpang antara tukang ojek yang pada saat itu berlainan agama, menjadi semakin heboh karena semakin dipupuk.. mungkin kalo istilahnya orang jawa itu namanya “kriwikan dadi drojogan” salah satu yang biasanya dilakukan untuk semakin memupuk benih-benih konflik adalah dengan propokasi dengan pihak-pihak yang telibat, sampai dengan propokasi persuasif, koersif, balas jasa juga dengan iming-iming yang sifatnya material dan non material..
wallahu’alam bis shawab
berdasar pada apa yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa konflik itu juga bisa mengalami pemambahan dan perluasan yang bisa disebut sebagai ekskalasi, ekskalasi itu terjadi jika, aktor atau pelaku dari konflik itu semakin banyak.. misalnya saat konflik awal terjadi, yang terlibat hanya dua orang tetapi seiring berjalannya waktu pelaku konflik itu semakin lama menjadi semakin banyak, sekampung misalnya. Selain itu isu konflik yang dulunya hanya spesifik, dan remeh seiring berjalannya waktu juga semakin mengeneral, tambah lagi tuh taktik yang digunakan untuk berkonflik, awalnya adu mulut berubah menjadi saling menyakiti atau bahkan saling membunuh. Selain itu masih menyabung dengan sebelumnya, perilaku yang mungkin sebelumnya atau pada awal konflik bertujuan untukmendapatkan solusi konflik dengan well doing melakukan sesuatu yang baik berubah menjadiperilaku yang berusaha untuk memenangkan konflik (winning)dan berakhir dengan usaha untuk menyakiti (Hurting)..
nah itulah awal mula konflik mengalami kemuncak..
selanjutnya setelah fase ekskalasi terdapat fase deskalasi yaitu kebalikan dari ekskalasi, konflik mengalami penyurutnya..menurut william Zartman, sebenarnya bagan konflik itu kalo digambar kayak kurva, bermula dari sumber konflik, kemudian ada kemunculan konflik, trus ada ekskalasi bis itu klimaks dari konfik, yaitu hurting stalemate, setelah itu konflik akan mengalami penurunan suhu badan, eh salah penurunan ketegangan, deskalasi dan semakin menurun menjadi penyelesaian (biasanya ada hasilnya) bis itu ada normalisasi..
masih menurut Zartman sebenarnya ada kondisi terbaik untuk mengakiri konflik, teori in terkenal denga isltilah wripeness yaitu matang.. jadi kalo mo mengakiri konflikyang terbaik adalah ketika konflik itu berada dalam posisi matang, yaitu posisi dimana konflik menglami kemuncak, atau fase hurting stalemate, cz pada masa itu para pihak yang sedang berkonflik sedang posisi serba salah, bisa jadi karena sudah terlalu banyak korban, atau karena posisi yang sudah terdesak dan tak mampu untuk melanjutkan konflik.. sehingga mereka bisa diajak berunding untuk menyelesaikan konflik. Nah kalo berhasil mereka akan membuat MoU nah tahap ini disebut tahap penyelesaian atau terminasi konflik, tandanya adalah adanya adanya kesepakatan antara mereka sebagai hasil perundingan, yang bisa saja hasilnya Win-win, win- lose, atau bahkan lose – lose solution..
dari hasil-hasil tersebut itu ada 2 kemungkinan sekarang, yaitu hasil yang disepakaiti diterima dan dijalankan sehingga kemudian bisa menimbulkan konsekuensi bagi para pihak yang bertikai, atau kemungkinan yang lain yaitu hasilhanyalah hasil dan tetap diabailan atau didak dijalankan dengan baik, sehingga melahirkan konflik yang baru..
lagi-lagi wallahu’alam bis shawab
referensi: kuliah resolusi konfik pak gito..
